Write the unwritten..

How’s ur life adit..
semalam teringat ingat kamu
i sneak into ur blog
tiada update
frust
: (
(Ikim radin iskandar- Best friend)
—————————————————————

Yes, its been a year since my last update.  Why? I Have Lost! Haha..
I Have Lost  adalah judul sebuah posting di Blog milik Ikim, a bestfriend of mine. Sering saya gunakan untuk menjawab pertanyaan teman-teman yang menanyakan alasan kenapa saya jarang sekali meng-update blog. Karena inti dari semua pertanyaan mereka sama, maka terkadang hanya saya copy paste saja jawabannya. hehe..

By the way, mereka menanyakan hal tersebut bukanlah karena blog ini bagus, isinya bermutu, atau apalah sehingga sangat ditunggu-tunggu setiap posting nya, karena jujur blog ini sangat jauh dari semua itu. Bukan tentang kualitasnya, tetapi lebih kepada karena “menulis”nya. Sebab dengan menulis, maka kita ada. Menulis, menurut saya merupakan suatu bentuk ke-eksistensian dari seseorang. Terlepas dari isi tulisan tersebut yang entah hanya curahan hati saja, catatan perjalanan, atau yang insightful sekalipun, semuanya menunjukkan ke-eksistensian dari sang penulis. Mengutip sebuah kalimat dari Benjamin Franklin -Salah seorang pemimpin revolusi amerika-  If you would not be forgotten as soon as you are dead, either write something worth reading or do things worth writing.

Entah apakah ada hubungannya atau tidak, tetapi dahulu kala dengan menulis (surat), menunjukkan bahwa seorang prajurit masih ada (masih hidup). Letters are a treasured! Begitu bahagianya sang istri ketika menerima surat dari suami yang jauh di sana (medan pertempuran), bahagia karena tau bahwa sang suami baik-baik saja, bahagia karena anak mereka masih mempunyai ayah, bahagia karena masih ada secercah harapan di dalam sebuah penantian.

Masih tentang menulis, contoh sederhana. Jaman sekarang anda akan dianggap ada/exist kalau selalu menulis (update) status facebook / twitter. Mulai dari bangun tidur, sampai mau tidur lagi, update terus. Bahkan mimpi buruk tengah malam pun langsung ditulis menjadi status. Apa yang akan terjadi kalo status anda tidak di update selama 1 minggu? Bisa dipastikan akan ada banyak wall dari teman-teman anda yang menanyakan kabar.
“Hey.. kemana sih, kok gak pernah update status”
.
Bahkan pernah ada seorang teman yang memutuskan untuk stop sementara dari dunia per-facebook-an. Maka dengan sangat sadarnya dia tentang kehebohan yang akan ditimbulkan apabila dia menghilang tanpa “menulis” sesuatu. Maka dia pun menuliskan sebuah status pada akun facebooknya,
“Dear all friends. Gue off fb selama 1 minggu yah, lg gak mood fb an. Jangan kangen loh!”.
(True Story from the Alayest person)
—————————————————-

Ok, kembali ke cerita saya yang sudah tidak menulis blog dalam kurun waktu 1 tahun. Why? Apakah terdengar berlebihan kalau saya katakan, I was so damn busy! Sedikit terdengar berlebihan ya. hehe..
Keharusan untuk menamatkan kuliah di akhir tahun membuat pikiran saya sedikit banyak terfokus kesana. Sudah 11 semester kawan!! Maka saya pun harus tegas untuk mengatakan TIDAK pada semester 12! Perlu kalian ketahui, bahwa untuk bisa melihat dan bertemu dengan teman satu angkatan saya di kampus, hal itu sama sulitnya seperti mencari jarum di dalam tumpukan jerami. Dikarenakan sebagian besar dari mereka banyak yang sudah tamat, beberapa lainnya termasuk saya sedang mengurus skripsi dan mengurus wisuda, dan beberapa lainnya tidak mempunyai mental yang cukup tangguh untuk menampakkan diri mereka di kampus tercinta, haha.
Ya, karena termasuk angkatan senior, maka entah perasaan saja atau memang benar adanya, maka setiap kali kami angkatan senior datang ke kampus, hal itu seperti menjadi perhatian lebih bagi adik-adik tingkat yang jauh lebih muda. Dan tatapan-tatapan mata dari adik tingkat itulah yang menciutkan nyali beberapa teman saya untuk datang ke kampus, haha.
“Eh, kenapa ya adik tingkat kok ngeliatin gue segitunya banget.”
“Segitunya gimana?”
“Ya gitu, seakan-akan gue ini barang langka aja. Sampe dipelototin gitu.”
“Oh, itu. Soalnya muka lo udah gak pantes lagi jadi mahasiswa, haha..”
(Curahan hati dua orang mahasiswa tingkat akhir)
—————————————————————

Well Friends.. Finally i could really “Breathe”! Yudicium on next 21st of september, and graduation on 22nd, congrats for me.
Setelah itu, mulai menulis blog lagi deh. Tidak perlu bingung apakah saya ada atau tidak, cukup nantikan tulisan-tulisan saya selanjutnya ya. : )

foto by shinythings

“Orang boleh pandai setinggi langit,
tapi selama ia tidak menulis,
ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.
Menulis adalah bekerja untuk keabadian” ― Pramoedya Ananta Toer

————————————————————

“Assalammualaikum, minal aidin wal faidzin yaa dit”
“Waalaikum salam, sama2 ya lusi”
“Apa kabar dit”
“Still breathing, kamu gimana? “
“still workless xD “
” : ) “
“Blog mu kok sepi dit”
“I have lost.. haha”
(Adit and Aloysia in a conversation)

  1. THIS. made me cry Adit :’)

  1. No trackbacks yet.

Leave a comment...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: