Yogyakarta. Kamu. #Randompost

Aku rindu ingin berjalan perlahan di sepanjang jalan Malioboro dan menyaksikan orang-orang yang sibuk berlalu lalang disana. Aku rindu ingin keluar rumah di pagi buta, menghirup nafas dalam-dalam, menikmati segarnya udara di pagi itu, kemudian pergi jauh menelusuri pelosok-pelosok desa demi mencari sebuah adegan favoritku semenjak kecil, yaitu adegan dimana terlihat seorang peternak bebek yang sedang menggiring puluhan bebeknya untuk pergi mandi di kali. Aku  rindu… aku rindu ingin… Ahh…  : (

Cerita pagi tadi:
Pagi ini aku terbangun dengan perasaan rindu yang meluap-luap di hati. Sebuah rindu yang benar-benar menyesakkan dada. Rindu yang.. rindu yang.. rindu yang membuat nafasku seperti tersengal-sengal. Ya, setelah malam sebelumnya secara tidak sengaja telingaku diperdengarkan oleh sebuah lagu dari Kla Project yang berjudul “Yogyakarta”, tiba-tiba saja hati ini dilingkupi oleh rasa rindu itu, rasa rindu yang benar-benar menggebu.

Cerita malam sebelumnya:
Hujan deras mengguyur kotaku malam tadi. Hawa dingin sangat terasa memeluk tubuhku, menerobos masuk melalui celah-celah ventilasi yang ada di kamar itu. Sendirian di dalam sebuah ruangan yang gelap tanpa adanya berkas cahaya sedikitpun. Dan bertemankan dengan lantunan merdu sebuah lagu.. lagu itu.

Cerita detik ini:
Entah sudah berapa ratus kali lagu ini berulang-ulang kuputar sejak pagi tadi. Dadaku sesak dipenuhi oleh sebuah kerinduan. Sebuah kerinduan yang sungguh begitu menggebu.
Aku rindu ingin berjalan perlahan di sepanjang jalan Malioboro dan menyaksikan orang-orang yang sibuk berlalu lalang disana. Aku rindu ingin keluar rumah di pagi buta, menghirup nafas dalam-dalam, menikmati segarnya udara di pagi itu, kemudian pergi jauh menelusuri pelosok-pelosok desa demi mencari sebuah adegan favoritku semenjak kecil, yaitu adegan dimana terlihat seorang peternak bebek yang sedang menggiring puluhan bebeknya untuk pergi mandi di kali. Aku rindu ingin merasakan suasana pasar tradisional, mencicipi semua jajanan disana, mendengar suara riuh para pedagang dengan logat jawa yang sangat kental medhok-nya. Aku rindu ingin naik delman disana. Aku rindu ingin terjebak macet disana. Aku rindu suasana perayaan pasar malam sekaten. Aku rindu pantainya. Aku rindu melihat pegunungan yang mengelilinginya. Aku rindu suasana malam disana. Aku rindu kehangatan warganya. Aku rindu semua… rindu KAMU.

 Rindu seperti disayat sembilu…
————————————————————————————

Ps: Hey, YOU..!! Don’t you know that I ever used your face as wallpaper? Do YOU?!
Do YOU know that I always checked your pics on facebook, ha?
You know what? Yeah.. my heart is filled with longing for you.
I miss you, and it Kills me! : (

  1. maka, terbanglah ke jogja :)
    *komen seenaknya sendiri hahaha

    • Lusy
    • December 16th, 2011

    ciyeee…. YOU nya buat sapa tuuhh…
    *usil*

  1. No trackbacks yet.

Leave a comment...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: