How I start my day – Closer

Oke, saya pun memulai tahun ini dengan postingan yang  benar-benar receh! Brilliant!
Beruntung ini bukanlah merupakan postingan tentang “Kegalauan”.
Just wanna share you guys, about  how i start my day every morning.

Hari yang baik, biasanya selalu diawali dengan pagi yang baik pula, bukan?
Nah, menurut saya ketika kita berbicara tentang “Pagi”, maka akan selalu berhubungan dengan kata “Musik”. Oke, beberapa dari kalian pasti akan protes dengan mengatakan,
“Hey.. pagi bagi saya selalu berhubungan dengan Secangkir teh.
Yang lain pun kemudian ikut-ikutan berteriak,
“Hey, kalo saya pagi itu selalu berhubungan dengan Segelas susu.
Fine, fine! Nggak perlu teriak-teriak gitu kalee. Namanya juga kan hanya pendapat saya. Ahh..
***
Saya itu pribadi yang mempunyai tipe kalau sedang suka sama satu lagu, maka saya bisa mendengarkan hanya satu lagu itu saja untuk waktu tak tertentu. Sampai telinga saya merasa bosan. Sampai headset saya rusak, bahkan sampai mp3 saya berhenti menyalak.
Sama halnya ketika saya sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita. Maka saya hanya akan setia pada satu yang itu saja. Satu yang saya cinta. Tidak akan pernah tertarik dan tergoda pada wanita lainnya. <– Oke, ini adalah sebuah Pencitraan!

My previous morning songs :
1. Yogyakarta – Kla Project  <– Ini membuat kalian merasa galau sepanjang hari.
2. Man who can’t be moved
The script   <– Ini membuat kalian nggak bisa move on.
3. Solitary Shell – Dream Theater <– Ini membuat pagi kalian terasa sedikit bergairah.

Nah, kali ini lagu yang sedang getol saya dengerin adalah “Closer” dari miliknya Travis. Tergolong lagu lama sih, tapi nggak termasuk dalam jajaran tembang lawas kok. hahaha..
Adem, itu yang saya rasakan ketika mendengarkan lagu ini. Ini bukan lagu tentang kegalauan loh. Nikmati saja. Pejamkan mata kalian. Nanti pasti akan terasa. Akan ada sesuatu yang menjalari tubuh kalian. Mulai dari telinga, kemudian memenuhi otak kalian, dan merambat cepat ke seluruh tubuh, tangan dan kaki kalian. Oke, tanpa sadar kalian pun akan bergoyang. “Lean on me now.. lean on me now..”. Ohh… Such a Perfect morning!
Dicobain besok pagi ya kawan.. :’)
——————————————-

Receh tetapi cukup mengusik:
Kenapa Susu selalu identik dengan gelas, sedangkan Teh selalu identik dengan cangkir?
Apakah salah jika saya mengatakan segelas teh dan secangkir susu? Nah loh.. Ahh..

Download Closer by Travis here

    • kinch
    • January 8th, 2012

    aku ga setuju kalo lagu Yogyakarta itu bikin galau. dan sejauh ini lagu Breakeven lebih bikin gabisa move on daripada lagu The Man Who Can’t Be Moved. *fanatik The Script*

    anw, ditunggu ah posting foto2 ciamiknya. daripada galau mulu kakak nih. hahahahaha *kabuuur

    • Ngik.. terbaca seperti postingan galau kah? Padahal sudah ditulis di bagian awalnya kalo ini bukan postingan ttg galau. -_-!

      Ah, I’m not into The Script that much loh dek. Menurut kakak sih tetep, blm ada yang bisa mengalahkan Kangen Band kalo masalah menciptakan kegalauan. Galau liat personilnya. hahaha…

      Gak perlu kabur dek.Kamu kan bukan pencuri. Pencuri hati sih iya. #Plak
      Nanti, tunggu aja ya postingan foto2nya.

      Salam Jepret <— bergaya bak fotografer

  1. Iya kak, lagunya bagus kaaa..
    Aku sukaaa.. <3
    Badan aku bergoyang.. hahaha…

    • keke
    • January 9th, 2012

    Dear Mas Adit, boleh kita ngobrol d YM kah? Baru aja baca2 tulisan ttg Belitung, kebetulan akhir bulan ini mau backpacking ke sana (deg2an musim ujan :( ..) Banyak yg mau aku tanya2, klo gak ngerepotin :)

    Trimakasih ya,
    Keke

    • Bisa mbak. Add saja saya di King_satan87. Atau kasih saya ID nya si mbak. Nanti biar saya yang add.

  2. kalau teh susu identik dg apa mas..??
    kalau secawan gmn??hehe

    • Hahaha… sudah saya tanya mbah google.
      Masih tetep, secangkir teh susu.
      Karena diawali dengan kata teh sih kyk e, jadi pake cangkir.
      Random bet ini.. hahaha…

    • niken
    • January 15th, 2012

    Kebetulan saya mirip dengan adit, kalau sedang suka dengan satu lagu, saya bisa terus-terusan mendengar lagu itu sampai bosan, tak terbatas kapanpun itu :P

    Saya juga punya ritual mendengarkan musik tapi di hari Sabtu dan Minggu saja (soalnya hari kerja dah ga sempet :P). Kebetulan beberapa minggu belakangan lagu ritual saya adalah Coldplay – Every Teardrop is Waterfall. Bikin semangat ;)

    Btw, the Script yang Man can’t be moved biasanya bikin saya galau :P

    • Wih.. keren. haha..
      Nanti saya coba dengerin yang Coldplay itu. Mau juga lah dapet suntikan semangat.

      Iya, kalo Man who can’t be moved biasanya emang bikin galau. Gak baik dijadiin lagu pembuka hari. :D

  1. No trackbacks yet.

Leave a comment...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: