Trip the Light | Where the Hell is Matt – 2012

Now Playing: Trip the Light – by Alicia Lemke

…We’re gonna trip the light, we’re gonna break the night. And we’ll see with new eyes….
Tak terhitung sudah berapa puluh kali lagu ini saya putar. Menemani saya memulai aktifitas di pagi hari, siang, hingga menjadi teman pengantar tidur yang menenangkan.

Trip the Light. Lagu ini pertama kali saya dengar ketika seorang teman dekat memberikan sebuah link video, yang merujuk kepada video dengan judul “Where the Hell is Matt -2012”. Sebenarnya saya sudah sempat beberapa kali melihat video serupa, hanya tahunnya saja yang berbeda. Ya, ketika itu saya melihat edisi “Where the Hell is Matt -2008”. Kala itu, saya merasa takjub dan kagum pada salah satu adegan di dalam video tersebut, yaitu ketika si Matt Harding – tokoh utama sekaligus otak dibalik pembuatan video Where the Hell is Matt- sedang berjoget di antara batuan karang di salah satu pantai yang ada di Tongatapu, Tonga. Saat sedang asyik berjoget itulah, tiba-tiba datang sebuah ombak laut yang cukup kencang, dan kemudian menabrak karang tempat dimana Matt sedang berdiri, sehingga menimbulkan percikan air yang tinggi, dan menutupi tubuh Matt sepenuhnya. Matt pun menghilang ditelan ganasnya ombak yang menghujam karang. “Wow.. keren sekali!” batin saya ketika itu.

Nah, di video kali ini, “Where the Hell is Matt -2012”, sebenarnya sama saja seperti dalam video-video sebelumnya. Menampilkan rekaman Matt yang sedang berjoget dengan beragam orang dari berbagai belahan dunia. Asia, Afrika, Eropa, Amerika. Perasaan yang saya dapat ketika melihat video inipun tetap sama. Senang, dan senyum yang tak berhenti tersungging di bibir. Tapi kali ini, video kali ini terasa lebih akrab, karena lagu yang dijadikan backsound dalam video tersebut terasa begitu mengena di hati saya. Ahh, Trip the Light.. Trip the Light.

Setelah berhasil mendownload lagu tersebut, memutarnya berulang-ulang, saya pun kemudian membayangkan untuk mendengarkan lagu tersebut dalam sebuah perjalanan darat menggunakan kereta, ke sebuah tempat yang saya sendiri belum tahu kemana. Atau mendengarkannya melalui earphone yang terhubung ke mesin pemutar lagu, ketika saya sedang berada di antah berantah, seorang diri, kedinginan, dan kehabisan uang.

Kenapa antah berantah, seorang diri, kedinginan, dan kehabisan uang? Entahlah, tapi saya merasa bahwa ketika saya mendengarkan lagu ini, ada semacam rasa hangat di jiwa, kemudian menimbulkan gejolak semangat di dalam diri, semangat untuk terus berjuang dan pantang menyerah. Fighting spirit, kalau kata orang mengumpamakannya. Yah, lagu ini menjadi semacam lagu suntikan pemberi motivasi bagi saya. Ah, Trip the Light. Kalian tau kawan, bahkan Kenzie, keponakan saya yang lucu itu pun, tak mampu menahan hasratnya untuk berjoget ketika mendengarkan lagu ini. Trip the Light!


Kenzie dancing Trip the Light


Where the Hell is Matt -2012

  1. Ah bahagianya punya ponakan lucu dan tampan seperti Kenzie

  2. Postingannya hampir serupa dg postingan terakhirku, dit. hahaha.
    Kalo aku gara-gara I won’t give up nya jason mraz yg ‘ganggu’ banget akhir-akhir ini. Ah jadi pengen tau lagu itu, deh.
    tfs

  1. No trackbacks yet.

Leave a comment...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: