Belitung. The Real Heaven on Earth

Heaven on Earth..
Adakah surga di dunia? Entahlah, tak ada seorang pun yang pernah melihat surga. Tapi jika surga berarti keindahan, maka saya rasa, Belitung adalah salah satunya.

Indah, itulah kata pertama yang terucap dari mulut saya, ketika untuk pertama kalinya saya berhasil menginjakkan kaki di tanah Belitung. Rasa lelah yang memeluk tubuh setelah belasan jam perjalanan menggunakan moda transportasi laut dan darat seketika lenyap begitu saja. Lelah itu, kini telah berganti wajah menjadi perasaan lega dan bahagia.

Negeri Laskar Pelangi, begitulah mereka menyebutnya. Pulau ini nyata sebuah surga di dunia -jika surga berarti sebuah keindahan-. Apa yang terbayang dalam benak kalian ketika membicarakan tentang keindahan sebuah pulau? Apakah pantai dengan gradasi warna yang sempurna? Apakah hamparan batuan granit raksasa? Ataukah bentangan pasir putih nan eksotis yang memesona? Jika iya, maka Belitung punya segalanya.

Belitung, pulau yang dahulu pernah terkenal sebagai lumbung timah terbesar di Indonesia setelah pulau Bangka, pulau ini kini tampak mulai berbenah diri, bersolek mempercantik wujudnya untuk dilihat dunia luar yang mulai penasaran dibuatnya. Apalagi kalau bukan karena meledaknya novel Laskar Pelangi buah karya Andrea Hirata, seorang pemuda asli kelahiran tanah Belitung. Ditambah pula dengan keberhasilan film Laskar Pelangi sendiri, yang secara sukses telah ikut berperan memamerkan keindahan alam yang dimiliki oleh pulau ini. Maka jadilah Belitung sebagai salah satu destinasi wajib kunjung bagi para pecinta jalan-jalan. Tidak hanya wisatawan dalam negeri, bahkan wisatawan mancanegara pun sudah mulai mengunjungi pulau ini.

Perlu diketahui, bahwa untuk menuju ke pulau Belitung melalui jalur laut tidak bisa dilakukan setiap waktu, karena ketika musim penghujan tiba dan kondisi laut sedang tidak bersahabat, maka gelombang pun bisa bertingkah sedikit gila, sehingga membuat kapal enggan untuk menyeberang kesana. Sedangkan saat musim kemarau tiba, terik matahari di pulau ini pun menjadi diluar logika, bisa mencapai tiga kali terik matahari di kota-kota lainnya.

Beruntungnya, saat ini sudah tersedia beberapa maskapai penerbangan yang melayani rute dari dan menuju ke Belitung. Disamping itu, apalah artinya kulit tubuh yang menghitam, jika dibandingkan dengan sejuta pengalaman indah yang akan kita dapatkan di pulau ini.
***
Dan disinilah saya, Negeri Laskar Pelangi. Berkendara motor menyusuri jalan yang disisinya terhampar barisan pohon kelapa yang berdiri rapi menjajarkan diri. Sebuah pemandangan yang memanjakan mata. Kurangnya petunjuk arah jalan yang mengakibatkan saya beberapa kali tersesat, ditambah panas terik matahari yang terasa membakar kulit, tak menyurutkan sedikit pun niat saya untuk mendatangi berbagai pantai menjanjikan yang ada di pulau ini.

Tanjung Tinggi, Tanjung Pendam, Tanjung Kelayang, Bukit Berahu, adalah beberapa pantai yang sempat saya sambangi selama berada di Belitung. Dengan gradasi warna air yang hijau kebiru-biruan, pasirnya yang putih bersih, ditambah batuan granit besar nan gagah yang kuat menancap ke dalam tanah, pantai-pantai di pulau ini merupakan sebuah komposisi keindahaan yang sungguh luar biasa. Keadaan yang sepi dan ditambah dengan kondisi pantai yang sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan -perawan-, membuat saya merasa sedang berada di pantai pribadi milik saya sendiri.

Saya pun mencoba menyusuri sela-sela batuan granit yang berukuran raksasa. Mereka tinggi dan gagah, mungkin sampai lima kali tingginya dari tubuh saya. Sempat saya merasa khawatir bebatuan tersebut akan jatuh dan menimpa tubuh saya, akan tetapi saya justru memberanikan diri untuk menaiki mereka. Berpindah, saya mencoba melompat dari satu batu ke batu lainnya. Karena terdapat sela jarak di antara mereka, maka saya pun harus mengambil ancang-ancang sebelum melompat. Saya bahkan terpaksa melepaskan alas kaki guna memperkuat cengkeraman kaki saya. Sungguh, sebuah pengalaman yang mendebarkan dan juga tak terlupakan.

Berkunjung ke Belitung merupakan salah satu pengalaman yang tak ternilai bagi saya. Tidak hanya dimanjakan oleh keindahan alamnya, kalian pun akan merasa dimanjakan oleh keramahan penduduk asli pulau ini. Datanglah kemari, kawan. Buktikan sendiri. Rasakan belaian lembut ombaknya. Sentuhlah halus pasir putihnya. Kalian tidak akan merasa menyesal bila mengunjungi pulau cantik ini. Sungguh, Indonesia kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia. Dan Belitung, adalah salah satu bukti nyata keindahannya.
Belitung, it’s the real Heaven on Earth!
—————————————————————-

Ps: Ketika sedang membersihkan isi flasdisk, saya pun menemukan tulisan ini. Sebuah tulisan usang tentang pulau Belitung yang sempat dimuat disebuah electronic magazine. Dan saya rasa, ada baiknya jika saya muat ulang di blog saya sendiri. :’)

    • Ke
    • July 23rd, 2012

    Ah.. baru mau nanya knp posting tulisan perjalanan lama, sampai baca Ps di bawahnya :)

  1. Belitung, tunggu aku September nanti :)
    Tulisan yang bagus mas, seakan berada disana :)

    • niken
    • July 29th, 2012

    Harus nabung untuk ke Belitung juga nih! :)

  2. Fotonya kereeeen…salam kenal

  3. belitung menjadi salah satu target saya sehabis lulus… melihat post ini membuat saya jadi lebih semangat mengerjakan skripsi…

    • Hajjaral Aswani Tuan Ibrahim
    • November 8th, 2013

    Salam Kenal Adit.

    found your blog while searching for belitung… good info n photos…. I’m going to visit belitung in february 2014. It is safe for us (both of us are girls) to backpack around Belitung? Planning to hire a bike or car. Please advise us..

    Tq

    • Hello Aswani..

      Belitung is a safe place for visitors, no need to worry. So i can say it’s safe for u girls. I guarantee.
      Well, i think its better to rent a bike, since Belitung is a small island, so will be better to explore the city by bike, easier.

      Btw, i got friend, a malaysian who just visited Belitung couple months ago. here is her email aimisarah.abdullah@gmail.com
      Or just search her name on facebook Aimi Sarah Abdullah
      Nah, u also can ask her.. cos she has a better memories and experiences about that island. hehe..
      But still, u can ask me anything. i’ll tell u evthing i know about Belitung. Always here for u, friend. ;)

      Regards,
      Aditya Permana

        • Hajjaral Aswani
        • November 16th, 2013

        Hi Adit,

        TQ for the Reply..

        Hey, what a small world…. I know Aimi…. I’ve read her posting in Malaysia Backpackers Club .

        Beside the Laskar Pelangi ‘s Film, i am inspired by Aimi journey to Belitung when i started to search for Belitung… Aimi used the travel Guide there n ive contacted the same guide but he quoted quite an expensive price…huhuhuhu… Then we decide to travel on our own…. hehehe…

        Im taking your advise to rent a bike n are ready to get lost in this beautiful Island…. hehehe..

        Settled with the flight n hotel bookings… i’ll keep in touch with u should i need further info about belitung.

        Btw, do you hv FB’s Account? We can be fren thru fb . Mine is Hajjaral Aswani.

        Thanks Fren!

        Regards,
        Hajjaral Aswani

  4. Raja Ampat.. Karimun Jawa.. Pulau Weh.. nah skrg Belitung.. Indahnya Indonesia.. keep posting good info.. Terima Kasih

  1. No trackbacks yet.

Leave a comment...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: