Posts Tagged ‘ Belitung ’

Belitung. The Real Heaven on Earth

Heaven on Earth..
Adakah surga di dunia? Entahlah, tak ada seorang pun yang pernah melihat surga. Tapi jika surga berarti keindahan, maka saya rasa, Belitung adalah salah satunya.

Indah, itulah kata pertama yang terucap dari mulut saya, ketika untuk pertama kalinya saya berhasil menginjakkan kaki di tanah Belitung. Rasa lelah yang memeluk tubuh setelah belasan jam perjalanan menggunakan moda transportasi laut dan darat seketika lenyap begitu saja. Lelah itu, kini telah berganti wajah menjadi perasaan lega dan bahagia.

Negeri Laskar Pelangi, begitulah mereka menyebutnya. Pulau ini nyata sebuah surga di dunia -jika surga berarti sebuah keindahan-. Apa yang terbayang dalam benak kalian ketika membicarakan tentang keindahan sebuah pulau? Apakah pantai dengan gradasi warna yang sempurna? Apakah hamparan batuan granit raksasa? Ataukah bentangan pasir putih nan eksotis yang memesona? Jika iya, maka Belitung punya segalanya. Continue reading

Advertisements

FAQs About Belitung

Berikut ini beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan :

Q : Apakah Belitung aman untuk dikunjungi ?
A : Sangat aman !

Q : Bagaimana cuaca di Belitung ?
A : Pada saat musim panas/kemarau, cuaca bisa sangat terik. Pukul 10 di Belitung, bisa menyamai panasnya pukul 12 di Palembang.

Q : Bagaimana cara mencapai Belitung ?
A : Dapat ditempuh melalui jalur laut maupun jalur udara.

Q : Bagaimana cara mencapai Belitung dari Jakarta ? Continue reading

Backpacking ke Belitung -Negeri Laskar Pelangi- (Bag. II)

Pemandangan sepanjang jalan menuju Pantai Tanjung tinggi

 Jam 18.00 lebih, kapal pun mulai merapat ke dermaga pelabuhan Tj.Pandan Belitung. Suasana remang-remang, karena memang pelabuhan ini sangat kekurangan cahaya menurut saya. Jangankan pelabuhannya, kota Tanjungpandan pun terkesan sangat kekurangan cahaya, gelap, dan sepi di malam hari.
————————————————————–

Ok, saatnya turun dari kapal. Terlihat banyak sekali orang yang berjubel di pintu/pagar penjemputan. Mereka berteriak riuh sekali, dan yang sempat membuat jantung saya sedikit dagdigdug adalah karena wajah mereka yang tidak kelihatan. Ya, hanya suara mereka yang terdengar, sedangkan wajah mereka sangat samar terlihat. Saya sempat berfikir jangan-jangan mereka sedang menyambut kami, hahaha.. (Ge er tingkat tinggi), sampai akhirnya semakin jelaslah suara-suara teriakan itu ketika kami mulai berjalan mendekati mereka. “Gantong..gantong…”, “Manggarrrr…”. Ternyata mereka adalah supir-supir travel/angkot menuju Gantong, Manggar, dan daerah-daerah lain  yang ada di Belitung.  Oh ya, jangan takut kawan. Meskipun kamu sampai  di pelabuhan sudah malam hari, dan banyak orang yang tidak dikenal disana, tapi kamu  tidak akan menemukan calo-calo seperti yang biasa kita temukan di pelabuhan merak ataupun bakauheni, yang tidak segan-segan menarik tas, memaksa, dan bahkan menipu kita. Masyarakat Belitung sungguh ramah, dan jauh dari semua itu. Teringat kejadian ketika saya dan Teddy sedang menunggu seorang teman di halaman depan pelabuhan. Kami berdua yang sedang asik duduk di sebuah sudut trotoar yang gelap, kemudian di dekati oleh seorang supir travel yang menawarkan untuk mengantar kami ke Manggar. Saya pun mengatakan “tidak” kepada sang supir, dan kemudian keluarlah senyum yang diikuti beberapa patah kata dari sang supir,haha… Senyum yang langsung meruntuhkan rasa waswas kami, senyum yang membuat kami lebih merasa aman, senyum yang kalau boleh saya katakan begitu tulus. Continue reading

Backpacking ke Belitung -Negeri Laskar Pelangi- (Bag. I)

Tanjung Tinggi Beach

Belitung, mungkin dulu belum banyak orang yang tau tentang pulau ini. Tapi setelah suksesnya novel dan film Laskar Pelangi, semua orang jadi tau, jadi ramai-ramai ingin datang ke pulau yang mempesona ini.

Konon dahulu kala (alah bahasanya) kalau orang mau ke Belitung itu sulitnya minta ampun. Mulai dari ombak yang ganas, yang bikin kapal enggan buat kesana (dulu katanya penyeberangan dari Bangka-Belitung hanya ada 1x  dalam seminggu), ditambah lagi dengan adanya kesan-kesan mistis tentang daerah tsb. Klop, jadilah belitung sebuah daerah yang terisolir. Tapi sekarang itu semua sudah berubah,  Belitung bukan lagi sebuah pulau yang terisolir, transportasi kesana sudah lancar. Mau jalur udara ataupun laut, semua ada. Sip lah pokoknya !

Beberapa waktu lalu saya baru saja melakukan perjalanan ala backpacker bareng sepupu saya (Teddy) ke belitung.  Kenapa saya bilang “ala Backpacker”, pertama adalah karena kita menggunakan backpack sebagai tempat barang-barang bawaan kita, dan yang kedua adalah, karena kita ya menggunakan backpack. :D
Btw kita berangkat dari Palembang. Rutenya adalah Palembang-Bangka-Belitung. Mau tau caranya ?

Continue reading

(Pics) Belitung… Through the Lens -Foto-foto Pulau Belitung-

Tanjung Tinggi Beach

Continue reading